FF – Noktah hitam (Repost)

“Stop…, jangan…,”elakku

Jijik, perasaan itu muncul tiap kali suamiku mulai mencumbuiku. Noktah hitam itu, belum juga hilang.

****
Ragu, takut, tiap kali memandang gedung putih berarsitektur kuno, tapi kutegarkan hatiku memasuki ruang yang dipenuhi dengan kursi-kursi panjang untuk kesekian kalinya. Kebenaran harus kuungkapkan.

“Lima tahun penjara!” Tok, tok…,bunyi palu sang hakim diketuk.

Tulang-tulangku serasa lolos dari persendiannya. Nanar, hampa memandang punggung polisi dan laki-laki yang telah merenggut masa remajaku, ayahku…

* Stop kekerasan seksual terhadap anak-anak*