Memburu Fatamorgana (bukan) untuk penulisnya

Acara-acara kumpul-kumpul dengan ibu-ibu yang ada di Perancis adalah satu acara yang jarang….sekali saya hadiri, bukannya tidak mau bersosialisasi, tapi dikarenakan waktunya yang sering berbenturan dengan tugas saya sebagai ibu rumah tangga dengan 2 kurcacis.

Tapi, bulan ini (Nov) saya berkesempatan menghadiri acara kumpul-kumpul bulanan ini. Dari acara makan-makan, ketawa-ketiwi baik dengan teman lama atau teman baru. Salah seorang teman lama menanyakan buku MF yang dia pesan sekaligus menanyakan perkembangan dari penjualan buku saya. Dari obrolan ringan ini, tiba-tiba dia menarik tangan saya, dan mengenalkan dengan seorang ibu yang tampak chic sekali penampilannya. Obrolan berkisar dengan buku Memburu Fatamorgana, sekaligus beliau bertanya apakah saya berniat untuk menerbitkan ke dalam bahasa Perancis. Tentu saja, saya tertarik, tapi pertanyaannya, adakah penerbit Perancis yang tertarik untuk menerbitkannya. Beliau dengan segera memberikan nomor telponnya, dan mengatakan akan menghubungi salah satu temannya yang sering menerbitkan buku-buku dari sastrawan Indonesia ke dalam bahasa Perancis.

Singkat cerita, ditetapkan untuk bertemu kembali pada hari Senin, tanggal 21 Nov. Di kafe de Flore, salah satu kafe  yang cukup terkenal di Paris, karena di sinilah tempat berkumpulnya para penulis-penulis Perancis. Setelah menunggu 5 menit, tampak seorang ibu bermantel warna ungu, masuk dengan anggunnya. Johanna, beliau memperkenalkan diri. Ibu Johanna adalah Vice President asosiasi Pasar Malam ini, beliau menanyakan kapan buku ini terbit, berapa eksemplar yang dicetak, hingga keterkejutan beliau dengan endoser yang diberikan oleh bp, Wahid, Duta Besar Indonesia untuk UAE. Tapi…., badan saya seakan melambung tinggi….ketika beliau mengatakan tertarik untuk menerbitkan ke dalam bahasa Perancis….!!

Sungguh….,saya tidak pernah mengira atau bermipi buku Memburu Fatamorgana akan diterbitkan ke dalam bahasa Perancis. Sebuah kejutan yang susah untuk saya tuliskan ke dalam kata-kata…. too good to be true….!!

*Ucapan terima kasih yang tulus, saya ucapkan untuk Rini Nurul Badariah, Faried Widjan Al-Jufry, Penerbit Imania, Lia Dugast, Halida Leclerk, ibu Johanna Lederer, juga my partner, Wuwun*

Untuk mereka yang pingin tahu Association Pasar Malam klik di link yang saya cantumkan, bukan diemut….:)

Montmorency, 26112011

Salam,

Helene Koloway