Nitippun Ada Etikanya….

IMG_5589

Setiap kali pulang kampung, pasti ada urusan nitip menitip. Baik pada saat akan pulang, ataupun pada saat akan kembali. Pada dasarnya, saya tidak keberatan untuk dititip’in, asal tidak berat. Bukannya apa, karena kapasitas muatan bagasi untuk pulang kampung hanya 30 kg per orang. Selain itu, juga kapasitas koper yang terbatas.

Sayapun pernah nitip barang, pada saat teman saya pulang kampung. Tapi, ada satu hal yang selalu saya katakan kepada teman saya tersebut, “asal dan jangan merepotkan.”

Saya pernah mengalami kejadian dibuat gondok oleh urusan nitip menitip ini. Sebenarnya kejadiannya sudah cukup lama. Pada saat seseorang menitipkan barang/tas yang beratnya nyaris lebih dari 10 kg! Gondok, ya iyalah…, berat tasnya udah lebih dari separuh dari batas maksimal bagasi saya (20 kg saat itu).

Atau ketika seorang teman, mengatakan nitip sebuah jaket tipis, ternyata…yang ada sebuah jaket yang tebal (memakan volume koper). Gondok (lagi)?? Sudah barang tentu….

Dan menurut saya, ada etika yang harus diingat walaupun tidak pernah tertulis akan hal ini.

  1. Tanyakan pada orang yang akan dititip’in apakah keberatan atau tidak untuk dititip’in barang.
  2. Jika iya, pastikan bahwa barang yang anda berikan tidak berat. Yang artinya, tidak memotong banyak jatah bagasi yang akan dititip’in.
  3. Jelaskan, isi barang tersebut. Dan jangan marah, jika bungkusan barang anda dibuka oleh yang dititip’in. Bisa jadi untuk memudahkan urusan packingnya.
  4. Jika anda menitip uang. Hitung jumlah uang bersama di depan yang akan dititip’in.
  5. Jika titipan anda ditolak, harap bisa dimengerti. Apapun alasannya.
  6. Jika ada beberapa barang yang anda titipkan tidak bisa dibawa, harap bisa dimengerti. Karena sudah jelas, pihak yang bepergian lebih memprioritaskan barang-barangnya.
  7. Jika, anda meminta dibelikan barang, pastikan, bahwa barang yang anda minta dibelikan, tidak membebani pihak yg dititip’in. Baik dari jenis barang ataupun harga barang tersebut sendiri.
  8. Segera bayar, jika anda nitip untuk dibelikan sesuatu barang. Atau berikan uangnya dulu.
  9. Usahakan untuk tidak merepotkan orang yang dititip’in, yaitu, dengan segera mengambil barang titipan. Jangan sampai sudah nitip minta pula untuk mengantar barang yang kita titipkan.
  10. Ucapkan terima kasih dengan tulus, jika barang anda sudah sampai. Juga seandainya tidak semua barang titipan anda tidak bisa dibawa semua.

Itulah sedikit tips atau etika dalam soal titip menitip. Jangan sampai, sebuah pertemanan menjadi permusuhan karena kesalahan pengertian dalam hal ini. Seringkali karena sungkan ama teman, tidak bisa menolak saat dititip’in barang, walaupun kapasitas koper dan berat sudah tidak memungkinkan. Atau buat penitip, sakit hati, karena titipannya kita ditolak. Dan harap diinget, saat kita bepergian dengan pesawat, ada batas berat yang diberlakukan. Ada yang mau menambahkan….???

Selamat berlibur dan pulang kampung….