Memburu Fatamorgana di Jawa Pos

Memburu Fatamorgana di Jawa Pos

Setelah penerbitannya, dan beredar di berbagai buku pada bulan Februari 2011. Dan saya sempat melakukan promosinya di radio Istara, salah satu radio swasta di Surabaya. Buku Memburu Fatamorganapun sempat menjadi bahan diskusi oleh klub pecinta buku Jawa Pos (Mei 2011). Walaupun cuma mendapat tempat “secuil” tapi cukup membuat bahagia hati penulisnya. Sekaligus buku Memburu Fatamorgana(…)

Selengkapnya »»

Bau-bauan

Bau-bauan

Hari Selasa adalah hari bersih-bersih, walopun sebenarnya malas buat ngerja’innya, berhubung rumah saya udah seperti kapal Titanic yang nyaris karam, dengan berat hati, peralatan perang beberes saya siapkan. Seperti biasa, kamar mandi adalah ruangan pertama yang kerjakan, dari pengharum WC, sampai klorok saya gunakan. Di saat klorok sedang bekerja, tiba-tiba Hugo, anak lanang ke-2 saya(…)

Selengkapnya »»

Menulis Itu Berjuang

Menulis Itu Berjuang

Judul yang saya ambil dari pesan yang diukirkan di buku Rumah Tanpa Jendela yang sengaja saya bawa untuk ditanda tangani oleh mbak Asma Nadia, sang penulis. Pada waktu kepulangan saya musim panas kemarin, ada keinginan untuk mengikuti workshop kepenulisan. Tapi, sayangnya saya tidak mendapatkan info apapun untuk Surabaya. Hingga hari Jum’at (01 Oct, 2011) kemarin, Ita(…)

Selengkapnya »»

Memburu Fatamorgana

Memburu Fatamorgana

Memburu Fatamorgana (21 January 2011, Memoar – Imania) Sinopsis Siapa yang tidak tertarik menjadi bagian dari suatu negara yang gemerlap? Abu Dhabi yang memiliki julukan sebagai negara fatamorgana, banyak yang menyilaukan pendatang untuk mengadu nasib di sana. Tetapi, bagaimanakah sebetulnya kehidupan ekspatriat di bawah naungan modernitas dan praktik syariat Islam ini? Chloe, si manja yang(…)

Selengkapnya »»

Mereka Juga Punya Mimpi

Mereka Juga Punya Mimpi

Setiap kali pulang kampung perasaan prihatin selalu hadir, di saat melihat anak-anak dengan bertelanjang kaki, dengan tangan-tangan kecilnya menjajakan koran, ataupun anak-anak diusia 12-14 tahun, dengan alat musik seadanya menyanyikan lagu-lagu dangdut, ataupun lagu-lagu karya mereka sendiri. Hingga satu saat, salah seorang kenalan bercerita bahwa dia baru saja pulang dari India, selain untuk berlibur, juga(…)

Selengkapnya »»