Solidaritas di Perancis

Salah seorang teman pernah menanyakan, adakah orang minta-minta/pengemis di Perancis? Walaupun Perancis negara maju, bukan berarti tidak ada orang-orang papah. Apalagi di saat sekarang, di mana Eropa dilanda krisis ekonomi, tingkat pengangguran yang semakin tinggi, dan orang tidak mampupun semakin bertambah.

Musim dingin sudah mulai terasa….., dan seperti biasa di awal bulan Desember, orang-orang dari sebuah asosiasi Restos du Coeur mulai terlihat di berbagai supermarket. Restos du Couer  adalah sebuah asosiasi yang peduli akan nasib orang-orang jalanan dan tidak mampu. Khususnya di musim dingin.

Para pekerja sukarelawan/wati dari asosiasi ini akan meminta sumbangan dari para pengunjung supermarket. Caranya dengan memberikan sebuah kantong plastik, dan para pengunjung bisa memberikan sumbangan berupa bahan-bahan makanan, makanan kalengan, bukan uang. Dari sumbangan ini, Restos du Coeur akan membagikan kepada keluarga-keluarga yang kurang mampu, ataupun, mereka akan mengolah bahan makanan itu, dan memberikan kepada orang-orang jalanan, bahkan mereka tidak segan-segan turun ke jalan, membagikan makanan hangat kepada para SDF (Sans Domicile Fixe), atau pengemis. 

Kepedulian mereka didorong rasa kemanusiaan, karena di musim dingin banyak sekali orang-orang papah yang mati kedinginan karena tidak ada/kurangnya asupan makanan yang mereka dapatkan. Sebuah bentuk kepedulian yang banyak mendapatkan tanggapan positif dari orang-orang Perancis.

Tadi pagi, pada saat saya mengantarkan Hugo ke sekolah, tampak anak-anak yang membawa loyang berisi makanan. Saya berpikiran bahwa akan ada pesta Natal di kelas mereka. Ternyata…..perkiraan saya salah, mereka membawa makanan yang dibuat oleh orang tua mereka, dan akan dijual pada saat bubaran sekolah.

Aksi ini dilakukan untuk membantu salah satu kelas, yang mana beberapa dari muridnya tidak bisa membayar rencana study tour, walaupun pihak Kotamadya telah memberikan subsidi. Saya benar-benar terharu, pada saat mengetahui aksi solidaritas ini. Terharu, karena Perancis sebagai negara Barat, yang seringkali dicaci-maki karena kebebasannya, kebijaksanaannya, ternyata mereka peduli akan keberadaan orang-orang tidak mampu di sekitarnya, tanpa memandang agama, dan warna kulit…..

Dan bentuk kepedulian warga Perancis akan orang-orang tidak mampu boleh diacungi jempol. Selain ke-2 hal yang saya sebutkan di atas, ada juga salah satu asosiasi yang berusaha menggalang dana, untuk mengajak anak-anak dari keluarga tidak mampu yang tidak pernah merasakan arti liburan, dengan mengunjungi bagian lain dari Perancis dengan berlibur…..

Solidaritas…..yuk….kita bergandeng tangan memberi/membantu saudara-saudara kita dengan cara kita dan kemampuan kita….., met berakhir pekan kawans……

Foto ambil dari gugel.

Montmorency, 16 Dec 2011