Zamrud Dari Pesisir Barat

IMG_5755

Beberapa puluh tahun yang lalu, saya pernah menonton sebuah film yang tidak pernah saya lupakan hingga saat ini. Walaupun ceritanya saya tidak ingat benar, tapi film tersebut benar-benar membekas dalam ingatan saya. Film yang berjudul Lawrence of Arabia. Sebuah film yang menceritakan tentang seorang arkeolog asal Inggris, Thomas Edward Lawrence.

Thomas Edward Lawrence selain arkeolog juga seorang kolonel pada perang dunia ke-1. Yang berhasil menyatukan negara-negara Arab untuk menyerang Ottoman. Di mana di film tersebut, sang tokoh meninggal dalam kesedihan di tengah-tengah padang pasir yang luas. Sebuah film yang diproduksi tahun 1962, dan mendapatkan 7 Academy Award. Di film inilah saya mengenal nama aktor yang sangat saya kagumi hingga saat ini, Omar Sharif.

Thomas Edward Lawrence, nama yang baru saya kenal bukan karena film Lawrence of Arabia, tapi pada saat saya mengunjungi sebuah kota kecil yang berada di pesisir Barat Perancis, Dinard. Karena di kota inilah Thomas Edward Lawrence menghabiskan masa kecilnya dengan bersepeda menyusuri keindahan kota Dinard.

IMG_5672

Dinard, sebuah kota kecil yang berada di pesisir pantai Barat Perancis, yang dikenal dengan sebutan Cote d’Emerauded, dan berada di region Brittany, departement Ille-et-Vilaine. Menyusuri departement ini, tampak beberapa pantai yang warna lautnya biru kehijau-hijauan, layaknya warna sebuah zamrud.

Kota Dinard merupakan salah satu kota history dan seni. Menyusuri sepanjang corniche dari kota Dinard, tampak villa-villa dengan arsitekturnya yang khas, atapnya yang ujungnya runcing, layaknya sebuah puri. Tampak laut yang berwarna layaknya sebuah zamrud, hijau kehijuan. Pada awal abad ke 19, di kota Dinard inilah aristokrat asal Inggris menikmati liburannya. Tidaklah mengherankan jika para aristokrat Inggris mempunyai villa di kota ini, karena iklim Perancis yang lebih hangat dibanding Inggris, Juga secara geografis, Dinard berada tidak jauh dari Inggris.

Tidaklah mengherankan, selain Thomas Edward Lawrence, terdapat nama Agatha Christie, Oscar Wilde, Jules Verne, Roland Garros, juga beberapa nama besar lainnya yang menghabiskan waktu liburannya di kota ini.

IMG_5676

Untuk menikmati keindahan kota Dinard yang berada di pesisir pantai yang lautnya berwarna biru kehijauan ini ada beberapa circuit/daerah yang menarik untuk dikunjungi. Circuit Lawrence d’Arabie, Promenade du Clair de Lune.

IMG_5736

Promenade du Clair de Lune, circuit yang hanya memerlukan waktu 40 menit ini, kita bisa melihat villa-villa yang berada di atas tebing yang menghadap ke laut yang berwarna zamrud. Circuit ini dimulai dengan point di mana terdapat sebuah pohon palm yang ditanam pertama kali untuk Paris Eksposisi pada tahun 1931. Tampak pula pohon-pohon tua yang berada di bawah tebing di mana villa-villa itu berada, juga sebuah pinus Himalaya  berbabur dengan bunga-bunga yang ditanam di musim semi ada di sepanjang corniche. Ibarat berada di antara bumi dan bulan. Tidaklah menherankan jika Dinard juga mempunyai julukan sebagai “Nice Dari Utara,” “Mutiara dari Pantai Zamrud,” dan banyak lagi.

IMG_5764

Dari pantai Ecluse sambil menikmati secangkir kopi atau ice cream, kita bisa melihat hamparan pasir putih yang memanjang bak sebuah garis yang membuat batas antara pasir dan laut yang berwarna zamrud. Tampak pula Mont St. Michel di kejauhan.

Di kota Dinard pula setiap tahun diadakan festival film Perancis untuk merayakan film-film Inggris. Di kota ini pula terdapat sebuah sekolah perhotelan setingkat SMA yang akan mencetak chef-chef di bidangnya. Dan kita bisa mencicipi atau makan siang masakan dari calon-calon chef, di sekolah ini. Untuk bisa makan di sekolah ini, kita harus melakukan reservasi sehari sebelumnya, dan datang tepat pada waktunya. Sayang, saya tidak sempat makan di sekolah ini, karena acara jalan saya yang tidak bisa dipredikasi waktunya.

Dan kunjungan saya di Dinard, saya akhiri dengan menikmati kelezatan dari produk setempat yaitu, sea food yang segar dan harganya yang murah sekali. Salah satu kota pariwisata sekaligus penghasil oyster yang terkenal adalah Cancale. Cerita tentang Cancale akan saya ceritakan di tulisan saya berikutnya….